HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 20 September 2021
Kakan Kemenag Buka Pelatihan Calon MC MTQ Sumbar Ke 39
Pd.Panjang (Minangsatu) - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Padang Panjang, Drs. H Alizar Chan, Senin (20/9/2021) siang, membuka resmi pelatihan 45 orang Master of Cetemony (MC) akan bertugas nanti diperhelatan akbar MTQ Nasional ke 39 tingkat Sumbar Kota Padang Panjang, bertempat di_Hall Lantai III Balai Kota Silaing Bawah.
Menurut Alizar, 45 orang ikuti pelatihan merupakan orang pilihan yang sebelumnya telah lolos seleksi dari ratusan peserta. Mereka yang terpilih ini, akan melaksanakan tugas mulai dari pembukaan, pelaksanaan sampai penutupan.
"Pelatihan ini, untuk memberikan atau membekali mereka dengan kepercayaan diri agar saat menjadi MC mereka tidak demam panggung," ujar Aliran Chan.
Sementara Kepala Bagian Kesra Setdako, Ade Afdil, S.Pd.l menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan kepercayaan diri masing MC semakin meningkat dan mampu tampil prima dipelaksanaan nanti.
"Untuk nara sumber dipelatihan ini, antaranya Kasubag Protokoler, Ade Efgusni Deny, S.STP, M.Tr.IP., H. Yusrizal, S.Ag, M.HI, M. H. Rifki, M.Ag dan voca oleh, Dr. Muslimah, S.Th.I, M.Ag," tandas Ade.*
Editor : Benk123
Tag :#padang panjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEMENDIKDASMEN PERKUAT PERAN BUNDA PAUD DUKUNG WAJIB BELAJAR 13 TAHUN
-
KELURAHAN GANTIANG, GUNUANG-PADANG PANJANG, GELAR LOMBA LAYANG-LAYANG BARADAIK
-
RATUSAN MODIFIKATOR TRUK DAN BUS ADU KREATIVITAS DI PADANG PANJANG
-
WAKO HENDRI ARNIS, HIMBAU RELAWAN PMI PERKUAT SEMANGAT KEMANUSIAAN
-
KELURAHAN GUMALA RAIH POSISI JUARA UMUM JAMBORE KADER PKK BERPRESTASI
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908